Teknik Mancing Lele di Sungai dan Empang

Ikan lele merupakan salah satu ikan konsumsi air tawar yang banyak hidup di daerah tropis, ikan ini juga dapat disebut catfish karena memiliki kumis pada moncongnya, bentuk dari ikan ini agak bulat memanjang kebagian ekor lebih memipih dan memiliki dua sirip keras dan tajam yang disebut Patil.
Ikan ini memiliki banyak nama di Indonesia. dipulau jawa disebut lele, di Padang ikan Kalang, di Aceh ikan Maut, di Karo ikan Sibakut,  di Banjarmasin ikan Sintet, dan di Makasar ikan keling.

Lele bisa dimasukan kedalam kategori ikan predator. Pasalnya ikan satu ini sangat rakus dalam hal santap menyantap, apapun yang lewat dalam tatapannya akan dia makan.
Untuk itu lele menjadi target mudah bagi para pemancing selain dari rasa dagingnya yang enak. Para pemancing tak harus keluar modal banyak

Mengetahui lebih dalam tentang ikan lele
Sebelum anda mempersiapkan alat dan bahan guna memancing lele, akan lebih baik lagi jika kita memahami tentang perilaku dan spot yang disukainya.

Seperti penjelasan diatas lele termasuk ikan predator yang hidup diair tawar dan cenderung suka dengan arus tenang seperti tepi kelokan sungai, waduk, kolam, dan rawa. Lele aktif mencari umpan pada malam hari, sedangkan pada siang hari ia akan mencari tempat sembunyi yang teduh atau gelap bahkan jika tidak ada pun ia akan menanam dirinya pada lumpur ( nggerong ) namun sesekali ia akan kepermukaan air untuk mengapung sejenak.

Cara Memancing Ikan Lele

Disini kita akan bahas cara memancing ikan lele disungai dengan arus yang tenang sesuai dengan perilaku dasar dari ikan ini.
Untuk rangkaian, gunakan rangkaian dua cabang atau anda dapat membelinya ditoko pancing. Kemudian tambahkan timah daun secukupnya sesuai kekuatan pelampung tepat pada atas rangkaian kail dan diberi pelampung pada atasnya.

Kenapa menggunakan rangkaian ini.?
Kenapa tidak pakai teknik glosor.?

Alasannya adalah kita mancing dispot arus yang tenang dan sedikit berjalan maka dari itu tujuan dari rangkaian tersebut agar umpan dapat berkeliling mengikuti arus.

Sedangkan teknik glosor dipergunakan untuk arus yang lumayan kencang untuk bertujuan agar umpan diam ditempat dan tidak mudah habis dikikis arus.

Perlengkapan Mancing
Untuk perlengkapan tergantung pada dimensi dan kondisi spot, jika sungainya kecil dan banyak ranting gunakan joran yang pendek saja, namun jika spot lebar tanpa ada halauan anda dapat menggunakan joran bebas.

Disini admin sarankan anda menggunakan joran dengan panjang berkisar 150cm atau lebih + menggunakan rill / kerekan agar bisa menjangkau spot sebrang atau spot yang jauh dari titik anda berdiri

Namun jika anda hanya memiliki joran tradisional, tentu tidak apa-apa tidak akan mengurangi tingkat keberhasilan anda untuk mendapatkan ikan.

Umpan Lele Liar
Lele juga ikan yang cepat beradaptasi dan cenderung mengikuti lingkungannya. Untuk itu jangan asal bawa umpan. Pada umumnya untuk umpan lele liar yang ampuh adalah cacing, namun anda dapat memvariasi kan dengan umpan lain sesuai lokasi anda memancing.
Misal anda ingin ke sungai maka anda dapat juga memberi umpan kepiting / yuyu sungai. Eitss jangan asal cari kepiting!

Ada jenis kepiting yang terpercaya mampu menggoda lele untuk menyantap, yakni kepiting dengan tempurung yang squishy / empuk. Anda dapat mencari dipematang sawah, biasanya kepiting akan berjemur pada tepi irigasi. Ciri2 dari kepiting ini bentuknya kecil berwarna pucat hampir seperti kepiting mati.

Nah beda lagi jika anda memancing pada rawa / kolam ( blumbang ) terbengkalai, akan banyak lagi variasi umpan untuk anda bawa seperti katak kecil Percil, Guppy/Gatul/ikan india, Bahkan keong 

Informasi Singkat Umpan:

Spot sungai
  1. Cacing gelang
  2. Kepiting empuk
  3. Usus ayam campur bawang putih / telur
  4. Lemak kambing
  5. Udang hidup

Untuk spot rawa/kolam/blumbang
  1. Cacing merah
  2. Jangkrik
  3. Belalalang
  4. Katak kecil / percil
  5. Ikan india/gatul/Guppy
  6. Kecoa putih
  7. Daging belut 

Kesimpulan :
Untuk memancing ikan lele perlu diketahui terlebih dahulu bagaimana perilaku dan pada lingkungan mana dia berada saat ingin anda pancing guna mengetahui umpan apa yang cocok untuk mereka.
Perlengkapan Mancing sesuaikan dengan apa yang anda punya, Informasi diatas hanyalah rekomendasi untuk anda dan selebihnya anda lah yang memutuskan


Pengalaman Mancing Lele disungai
By : Jufar Seketi

D

Ulu waktu masih jaman smp seneng banget kalo ketemu hari libur, bisa ngebolang sama temen-temen. Setiap mau hari libur pasti atur kegiatan dulu kira-kira besok mau ngapain ya? Hehe.

Kebetulan waktu itu saya dan teman putuskan untuk mancing ikan lele disungai dekat kampung saya. Hanya bermodalkan joran kayu bambu dengan senar 2000 an dan kail ecer 250rp saya berangkat ke spotnya.

Umpan yang saya bawa yakni ikan tongkol dan kuning telor ayam mentah hasil nyomot dari dapur hehe. Saya pilih umpan ini karena sungai tempat mancing saya adalah jalur limbah dari pabrik sarden yang berlokasi di desa tembero kejayan pasuruan.. ya sungai kami tercemar tanpa ada ganti rugi sedikitpun seperti bantuan kamar mandi warga atau sejenisnya.

Saya berfikir lingkungan spot saya ini tiap-tiap hari selalu amis, jadi tak mungkin jika saya bawa cacing saja untuk memancing.

Untuk rangkaian ala kadarnya yang pasti rangkaian kami buat mengapung dengan pelampung, kondisi sungai tenang dengan arus yang merayap.

Semua sudah terpasang termasuk umpan sudah tercampur yakni tongkol dan kuning telur ayam mentah. Jadi langsung saja saya lempar tepat samping saya berkisar 30cm dan kedepan berkisar 2m dari lokasi saya berdiri.

Tak butuh waktu lama hanya berkisar 30 menit pancing samping saya disambar lele imut berukuran 2 jari orang dewasa, namun sayang ikan terlepas karena umpan belum benar-benar terkait pada mulut ikan.

Akhirnya saya tunggu lagi hingga 1 jam, tak lama dari saya menunggu 1 jam, saya dikejutkan dengan moncong lele yang muncul kepermukaan air. besar moncongnya seperti 1 ½ sandal orang dewasa. Langsung saja saya lipirkan pancing tepat pada lokasi ikan tadi muncul.

Benar saja umpan langsung disantap, dan saat itu juga kami semua sport jantung. Karna joran dan senar yang tak memadai akhirnya senar kami putus dan lagi-lagi gagal strike.

Disitu saya lemas dan sangat menyayangkan kejadian tadi, akhirnya kami memancing dengan rasa yang tidak bersemangat lagi ditambah sekitar 15 menit ada sejumlah orang membawa alat kejut listrik untuk sweping ikan2 yang tak bersalah. Dan benar saja ikan lele sebesar paha berhasil masuk kejaring mereka dengan bantuan alat kejut itu.

Mereka lihat kami memancing, namun tak menggubris. Mungkin kami diangap masih bocah pada waktu itu. Mereka hanya menggantikan ikan yang kami incar tadi dengan ikan sapu-sapu kali.

Hehe.. dari kejadian itu saya menyimpulkan benar. Bahwa ikan lele bergantung pada lingkup hidupnya untuk apa yang ia makan.


Ayo ceritakan pengalaman mancingmu pada situs kami! kirim cerita kamu melalui email ke sydgcontacperson@gmail.com